Apoteker online adalah sebuah aplikasi yang digagas oleh Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD. IAI) Jawa Barat, maka istilah "Apoteker online" kemungkinan sudah tidak asing lagi bagi apoteker yang ada di Jawa Barat. Aplikasi ini hadir untuk memudahkan proses administrasi bagi para apoteker, salah satu contohnya adalah apoteker terutama yang tinggal di luar kota Bandung, tidak perlu lagi ke kantor PD. IAI untuk melakukan perpanjangan keanggotaan tetapi cukup duduk manis di depan laptop atau dari smart phonenya saja.
Aplikasi apoteker online dapat diakses melalui alamat www.apoteker.or.id, aplikasi mobile untuk smart phone sudah ada tetapi lebih nyaman membukanya melalui laptop atau pc. Aplikasi yang sudah bisa dilakukan adalah pendaftaran anggota, perpanjangan keanggotaan, perpanjangan sertifikat kompetensi, rekomendasi, mutasi keanggotaan antar daerah, surat keterangan bebas praktek dan melaporkan pemenuhan satuan kredit profesi (SKP) yang telah dicapai.
Untuk dapat memanfaatkan aplikasi ini, terlebih dahulu harus membuat akun, tampilan yang muncul adalah sebagai berikut :

klik di bagian Daftar sekarang dan isi kolom-kolom yang disediakan.
Data yang dibutuhkan terdiri dari empat bagian yaitu data pribadi, data riwayat pendidikan, data pekerjaan dan data organisasi. Dokumen yang diperlukan adalah surat tanda registrasi apoteker (STRA) yang masih berlaku, sertifikat kompetensi yang masih berlaku, kartu identitas (KTP/SIM/paspor) atau keterangan domisili apabila alamat kartu identitas dan alamat tempat praktek tidak satu kabupaten/kota, ijazah SMU, ijazah S1/S2/S3, ijazah apoteker, NPWP pemilik sarana apotek (PSA), surat izin apotek (SIA), surat izin praktek apoteker (SIPA) atau surat izin kerja (SIK) dan pas foto resmi (disarankan menggunakan jas apoteker). Untuk memudahkan proses pengisian, siapkan terlebih dahulu dokumen tersebut, discan atau difoto dan disimpan dengan format JPEG.
Proses penggunggahan dokumen harus dilakukan dalam satu waktu, tidak bisa dilakukan sebagian karena aplikasi ini tidak bisa menyimpan dan nanti dilanjukan di lain waktu. Satu hal lagi, sinyal harus bagus, sinyal yang jelek dapat mengakibatkan aplikasi tidak berjalan maksimal bahkan tidak merespon sama sekali.
Aplikasi ini berlaku tidak hanya untuk apoteker yang di komunitas (Klinik, puskesmas, apotek dan rumah sakit) tapi juga berlaku untuk apoteker yang bekerja di industri dan distribusi.
Setelah pengisian data selesai 100%, layanan di aplikasi ini bisa digunakan. Berhubung untuk beberapa aplikasi membutuhkan biaya administrasi, terlebih dahulu kita harus melalukan deposit ke rekening mandiri EOFA selaku web developernya. Untuk melakukan deposit, klik bagian Personal lalu klik bagian deposit kemudian pilih nomila yang akan ditransfer. Selanjutnya konfirmasi ke pihak EOFA, setelah diverifikasi deposit akan masuk ke akun kita dan bisa digunakan untuk biaya administrasi layanan.
Layanan yang sudah pernah saya gunakan adalah perpanjangan kartu anggota, klik di bagian Layanan IAI => Registrasi/her => Pengurus Daerah Jawa Barat =>Permohonan pengajuan, nanti akan keluar total tagihan yang harus dibayar untuk memperpanjang keanggotaan. Selanjutnya transfer ke rekening Bank Mandiri PD Jabar sesuai dengan tagihan yang tertera. Setelah itu konfirmasi ke pihak PD bahwa kita telah melakukan pembayaran. Di bagian layanan, akan muncul status dari permohonan kita. Dokumen yang diperlukan bisa dikirim ke pengurus cabang. Untuk permohonan kartu anggota, bisa menghubungi langsung ke kantor PD Jabar. Adanya aplikasi ini untuk saya sangat menyenangkan, karena sekarang tidak perlu menempuh perjalanan Cianjur - Bandung - Cianjur hanya untuk memperpanjang kartu anggota. Biaya administrasi yang dipotong dari deposit kita untuk layanan ini adalah 20.000. Bandingkan dengan biaya transport yang harus kita keluarkan apabila mengurus secara manual.
Layanan lainnya adalah pelaporan satuan kredit profesi yang telah dicapai dalam dilaporkan melalui aplikasi ini, klik di bagian personal akan muncul bagian Portofolio SKP, lalu ada pilihan selanjutnya yaitu SKP praktek, pengabdian, pembelajaran, pengembangan ilmu dan publikasi. Untuk memperpanjang sertifikat kompetensi, membutuhkan total 150 SKP selama 5 tahun. Dalam waktu dekat, layanan ini akan saya coba.
Aplikasi ini sampai saat ini masih dalam pengembangan, semoga semakin mudah digunakan dan servernya tidak sering down ketika banyak yang mengakses. Semoga versi mobilenya semakin tangguh agar tidak perlu buka laptop lagi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar