Hari kesehatan nasional (HKN) setiap tahunnya diperingati pada tanggal 12 November, untuk tahun ini tema yang dibuat oleh Departemen Kesehatan adalah mencanangkan Gerakan Masyarakat Sehat disingkat dengan GERMAS. Tujuan dicanangkannya Germas adalah untuk menurunkan beban penyakit sehingga akan menurunkan beban biaya pelayanan kesehatan dan menekan peningkatan beban financial masyarakat untuk pengeluaran kesehatan yang pada akhirnya bisa meningkatkan produktivitas penduduk. Selain tujuan yang tersebut di atas, ada beberapa tujuan khusus yang ingin dicapai oleh pemeritah, yaitu intervensi gizi 1000 hari pertama kehidupan, memperbaiki pola konsumsi gizi seimbang seluruh keluarga, meningkatkan aktivitas fisik teratur dan terukur, meningkatkan pola hidup sehat, meningkatkan lingkungan sehat dan mengurangi konsumsi rokok dan alcohol.
Di Kabupaten Cianjur, HKN tahun ini diadakan dengan berbagai kegiatan yaitu
- Upacara pada tanggal 29 Nopember 2016
- Bakti sosial berupa khitanan missal dan home visit ke panti jompo pada tanggal 21 Nopember 2016
- Donor darah pada tanggal 22 Nopember 2016
- Pemeriksaan inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) pada tanggal 22 Nopember 2016
- Lomba seni dan olahraga pada tanggal 20 Nopember 2016
- Acara puncak berupa jalan santai dan pembagian hadiah pada tanggal 23 Nopember 2016
Ikatan apoteker Indonesia (IAI) cabang cianjur tahun ini berkesempatan turut serta memeriahkan HKN ini dengan hadir di acara puncak yaitu mengikuti gerakan jalan santai dan membuka stand di Lapangan Prawitasari, tempat acar puncak dilangsungkan. Jalan santai dimulai dengan berkumpul di pendopo Kabupaten Cianjur jam 6.00 pagi, acara jalan santai dimulai 30 menit kemudian. Acara jalan santai ini diikuti oleh sekitar 3000 orang yang didominasi oleh PNS di lingkungan dinas kesehatan, puskesmas dan rumah sakit, hal ini terlihat dari kostum yang digunakan yaitu kaos HKN yang mencantumkan tempat bertugas masing-masing. Rute yang ditempuh sangat pendek hanya sekitar 1 kilo meter, dengan banyaknya orang yang mengikuti jalan santai ini, acara jalan santai berjalan dengan sangat santai. Waktu yang dibutuhkan hanya sekitar 45 menit saja.
Tujuan akhir jalan santai adalah lapangan prawitasari, yang lebih dikenal dengan nama lapangan Joglo oleh masyarakat Cianjur. Di sini sudah tersedia panggung besar dan beberapa stand. Karena saya tidak sempat berkeliling, hanya melihat dengan jelas stand tetangga yaitu stand Wardah, Yamaha motor dan Andalan.
Bagi IAI, ini adalah kali pertema kami ikut serta membuka stand di acara HKN, tujuannya adalah untuk mengenalkan profesi Apoteker kepada masyarakat Cianjur. Di stand kami mengadakan pemeriksaan darah rutih yaitu pemeriksaan kadar gula darah, kolesterol dan asam urat dilengkapi dengan konsultasi tentang hasil pemeriksaan tersebut. Selain itu, kami menyebarkan kuesioner kepada masyarakat yang hadir di lapangan untuk melihat seberapa jauh mereka mengenal profesi apoteker. Untuk pengunjuang yang hadir di stand dan yang bersedia mengisi kuesiner, kami membagikan PIN tentang apoteker dan leaflet tentang cara penggunaan obat yang tepat.
Kegiatan kami direspon positif oleh pengunjung acara, ada sekitar 100 orang pasien yang melakukan pemeriksaan gratis. Dari kuesiner yang disebarkan, terlihat bahwa Apoteker adalah profesi yang asing bagi masyarakat padahal sebagian besar memperoleh obat dari apotek terlebih dahulu sebelum memeriksakan diri ke dokter. Hal ini kemungkinan disebabkan jarangnya kehadiran Apoteker di apotek atau jarangnya Apoteker memperkenalkan dirinya kepada pasien.
Dari kuesioner juga diketahui bahwa pemahaman masyarakat mengenai pemusnahan obat masih banyak yang keliru, umumnya obat yang telah rusak atau kadaluarsa langsung dibuang ke tempat sampah, padahal tindakan tersebut dapat dimanfaatkan oleh para pemalsu obat untuk menjual kembali obat tersebut.
Dari segi penyelenggaraan, acara ini tampaknya kurang publikasi kepada masyarakat luas, hal ini terlihat dari minimnya pengunjung dari masyarakat umum, pengunjung didominasi oleh peserta HKN yang notabene adalah karyawan di lingkungan dinas kesehatan dan dinas terkait. Sangat disayangkan, acara sebesar ini hanya terkesan seremonial, acara yang dijadwalkan berlangsung sampai dengan pukul 12.00, pukul 10.00 pengunjung sudah mulai bubar karena pembagian hadiah di panggung utama sudah selesai dilaksanakan. Kurangnya publikasi juga terlihat dari tidak adanya spanduk atau baligo mengenai acara ini, baik di sepanjang rute jalan santai maupun di lokasi puncak acara.
Ini stand kami
Ini tim kami
Bagi IAI, dari acara ini, terlihat pentingnya keberadaan Apoteker di masyarakat sebagai mitra kesehatan masyarakat dan penting juga mengenalkan profesi tersebut. Salah satu langkah yang bisa diambil adalah dengan selalu hadir di Apotek dan menunjukkan bahwa kami adalah Apoteker, bisa dengan menggunakan papan nama Apoteker atau menggunakan jas praktek.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar